Pengertian Negara dan Tujuan Negara beserta Syarat Berdirinya Suatu Negara

Pengertian Negara dan Tujuan Negara beserta Syarat Berdirinya Suatu Negara

Pengertian Negara

Negara adalah suatu wilayah atau tempat yang dihuni oleh suatu asosiasi masyarakat, yang didalamnya terdapat kekuasaan atau pemerintahan yang sah, untuk mengatur jalannya kegiatan di wilayah tersebut.

Pengertian Negara Menurut Para Ahli

  • Aristoteles : Negara adalah persekutuan manusia dari keluarga dan desa untuk mencapai kehidupan sebaik-baiknya. 
  • Roger H. Soltou : Negara adalah alat (agency) atau wewenang (authority) yang mengatur atau mengendalikan persoalan – persoalan bersama atas nama masyarakat. 
  • G. Jellinek : Negara adalah organisasi dari sekelompok manusia yang telah berkediaman di wilayah tertentu atau dengan kata lain negara merupakan ikatan orang–orang yang bertempat tinggal di wilayah tertentu yang dilengkapi dengan kekuasaan untuk memerintah. 
  • Prof. Soenarko : Negara adalah organisasi masyarakat yang mempunyai daerah tertentu, dimana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai souverien (kedaulatan). 
  • O. Notohamidjojo : Negara adalah organisasi masyarakat yang bertujuan mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya.

Tujuan Negara

Tujuan dibentuknya suatu negara yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat yang tinggal di dalam suatu negara.

Dalam UUD 1945 Indonesia memiliki Tujuan Negara sebagai berikut :
  • Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia
  • Memajukan kesejahteraan umum
  • Mencerdaskan kehidupan bangsa
  • Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang ,berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial

Tujuan Negara menurut Para Ahli

  • Plato : tujuan negara adalah memajukan kesusilaan manusia , baik sebagai individu maupun sebagai makhlluk sosial.
  • Roger F. Soltau : tujuan negara adalah memungkinkan rakyatnya berkembang serta menyelenggarakan daya ciptanya sebebas mungkin.
  • Aristoteles : ujuan dari negara adalah kesempurnaan warganya yang berdasarkan atas keadilan. Keadilan memerintah harus menjelma di dalam negara, dan hukum berfungsi memberi kepada setiap manusia apa sebenarnya yang berhak ia terima.

Syarat Berdirinya atau Terbentuknya Suatu Negara

Untuk membentuk suatu negara, pastilah ada syarat - syarat tertentu yang harus dipenuhi terlebih dahulu. ada 4 syarat penting yang harus dipenuhi dalam membentuk suatu negara yaitu :

1. Wilayah

Wilayah adalah yarat utama yang diperlukan dalam membentuk suatu negara, tanpa adanya wilayah, maka tidak mungkin suatu negara akan terbentuk karena wilayah adalah tempat dimana negara tersebut akan terbentuk dan juga sebagai tempat tinggal para rakyat di negara tersebut.

2. Rakyat

Rakyat adalah unsur penting bagi terbentuknya suatu negara. Rakyat sendiri dikategorikan menjadi; penduduk dan bukan penduduk, serta warga negara dan bukan warga negara. Penduduk adalah orang-orang yang berdomisili atau menetap dalam suatu negara. Bukan penduduk adalah orang yang sementara waktu berada dalam suatu negara. Warga negara adalah orang-orang yang berdasarkan hukum menjadi anggota suatu negara. Bukan warga negara adalah orang-orang yang tinggal dalam suatu negara, tetapi tidak menjadi anggota dari negara tersebut.

3. Pemerintah

Pemerintah adalah organisasi atau kelompok yang dibentuk oleh para rakyat untuk mengatur dan menjalaankan negara.

4. Kedaulatan Negara

Kedaulatan Negara dalam Arti kenegaraan adalah kekuasaan penuh dan tertinggi dalam suatu negara untuk mengatur seluruh wilayahnya tanpa campur tangan dari pemerintah negara lain.

Related Posts:

TOP 5 KARAKTER ANIME TERJONES

TOP 5 KARAKTER ANIME TERJONES


Jones, ya pasti kamu tidak terasa asing lagi dengan kata - kata itu, terlebih buat kamu yang masih jomblo dari lahir, predikat 'jones' ini cocok banget buat kamu ( bilangin orang padahal dirinya sendiri jones :v ) . tapi jones itu bukan berlaku bagi manusia aja, karakter anime juga ada yang jones kok, malah bisa lebih parah dari jones. oke cukup basa - basinya, langsung aja baca dibawah TOP 5 KARAKTER ANIME TERJONES menurut PosCampur ya ^_^ .

5. Yamcha ( Dragon Ball )



Siapa yang tidak kenal sama karakter tampan dari anime Dragonball ini, tapi sayang faktor tampan saja tidak menjamin akan bagusnya hubungan percintaan, dari lahir si om tampan ini sudah memiliki rasa takut sama wanita, terus saat rasa takutnya mulai hilang, dia mulai berpacaran dengan bulma, eh sialnya bulma malah ninggalin yamcha dan lebih memilih menikah sama om veegeta :v. si kurilin yang botak plontos aja bisa nikah sama cewe cantik sperti android 18 . emang kalau nasib jones gak kemana om yamcha.

4. Klein ( Sword Art Online )



Teman pertama dan terbaik om kirito di game sword art online, ya siapa yang tidak kenal karakter satu ini, memliliki kemampuan pedang yang bagus dan rasa solidaritas teman yang tinggi, tapi sayang dia tidak memiliki kemampuan yang bagus dalam hubungan cinta, pada saat excalibur arc, klein merasa sudah menemukan pujaan hatinya yaitu seorang wanita bernama freiya, tapi sayang ternyata si freiya ini aslinya adalah seorang orang tua berjenggot bernama thor, wkwkwkwk, ngenes banget nasibmu om klein, tidak cukup sampai disitu saja, dia harus melihat teman karibnya si kirito dikelilingi harem cantik di setiap hari.

3. Kaneki Ken ( Tokyo Ghoul )



Seorang kutu buku dan pemuda yang baik, di suatu hari dia menemukan seorang wanita yang memiliki hobby yang sama dengannya, seiring waktu kaneki mulai jatuh cinta dengan wanita ini, beruntungnya lagi kaneki dapat kencan dengan wanita yang dicintainya ini, tapi sayang yang namanya ngenes itu susah buat dihindari, pada saat kencan, ternyata si wanita ini adalah seorang ghoul yang suka makan manusia, dan dia berencana untuk memakan kaneki pada kencan ini, tapi aksi wanita ini digagalkan oleh seseorang, beruntung kaneki dapat selamat, tapi sebaliknya itu awal dari kehidupan paling mengenaskan yang akan mendatanginya. bukannya dapat wanita yang disukainya, eh malah dia dapat mata hitam ditambah ekor. makanya kaneki jangan nilai wanita dari penampilannya aja, berasakan sakitnya, udah jomblo ngenes lagi :'v

2. Hachiman Hikigaya ( Yahari Ore no Seishun Love Comedy wa Machigatteiru )



Seorang pemuda lumayan tampan yang sangat anti sosial, dia lebih memilih hidup sendirian sampai mati dan sangat membenci semua orang yang menikmati masa mudanya, sebenarnya nih karakter kalau menurut pandangan orang lain bisa dianggap sebagai jones, tapi menurutnya sendiri, hidupnya yang sekarang adalah yang terbaik, dia selalu mengambil peran sebagai orang jahat dalam membantu masalah orang lain, bukannya mendapat pujian, dia malah sering dihina dan dibenci, dan saya rasa dia sadar akan perasaan 2 wanita seklubnya kepadanya, tapi dia lebih memilih menghiraukan itu, dan memilih kehidupan jonesnya. salut saya melihat karakter satu ini, dia lebih cocok dipanggil joker ( jomblo keren :'v )

1. Tomoko Kuroki ( Watashi ga Motenai no wa Dou Kangaetemo Omaera ga Warui! )



satu - satunya karakter wanita dalam daftar ini, tomoko kuroki adalah seorang otaku pecandu anime dan game sim kencan, dia juga seorang yang sangat anti sosial, dia selalu mencoba untuk mulai berinteraksi dengan orang - orang di sekitarnya, tapi disetiap usahanya, selalu saja berakhir dengan akhir yang buruk, dan lebih parahnya lagi dia selalu berpikiran negatif terhadap apa yang dipikirkan orang kepadanya. pada akhirnya, dia lebih memilih menutup diri di kamar sambil begadang nonton anime setiap harinya. ini adalah karakter the super duper jones yang pernah saya kenal :v

Related Posts:

Pengertian Puisi beserta Jenis dan Contohnya

Pengertian Puisi beserta Jenis dan Contohnya


Pengertian Puisi

Puisi adalah suatu karya sastra yang diungkapkan melalui pengalaman atau keinginan si penulis dalam suatu bentuk tulisan yang tersusun atas lirik, baris, dan bait. Puisi mengandung banyak makna dalam setiap penulisannya, dan dibacakan dengan irama, dan bunyi yang menjiwai isi dari puisi tersebut.

Unsur - unsur puisi
Unsur-unsur puisi meliputi struktur fisik dan struktur batin puisi
1. Struktur fisik puisi
Struktur fisik puisi terdiri dari:

  • Perwajahan puisi (tipografi), yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan di akhiri dengan tanda titik. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi.
  • Diksi, yaitu pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Karena puisi adalah bentuk karya sastra yang sedikit kata-kata dapat mengungkapkan banyak hal, maka kata-katanya harus dipilih secermat mungkin. Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata.
  • Imaji, yaitu kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti penglihatan, pendengaran, dan perasaan. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil). Imaji dapat mengakibatkan pembaca seakan-akan melihat, medengar, dan merasakan seperti apa yang dialami penyair.
  • Kata konkret, yaitu kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji. Kata-kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. Misalnya kata konkret “salju: melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dll., sedangkan kata kongkret “rawa-rawa” dapat melambangkan tempat kotor, tempat hidup, bumi, kehidupan, dll.
  • Gaya bahasa, yaitu penggunaan bahasa yang dapat menghidupkan/meningkatkan efek dan menimbulkan konotasi tertentu. Bahasa figuratif menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna. Gaya bahasa disebut juga majas. Adapaun macam-amcam majas antara lain metafora, simile,personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars pro toto, totem pro parte, hingga paradoks.
  • Rima/Irama adalah persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah, dan akhir baris puisi.
2. Struktur batin puisi

Struktur batin puisi terdiri dari :

  • Tema/makna (sense); media puisi adalah bahasa. Tataran bahasa adalah hubungan tanda dengan makna, maka puisi harus bermakna, baik makna tiap kata, baris, bait, maupun makna keseluruhan.
  • Rasa (feeling), yaitu sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial dan psikologi penyair, misalnya latar belakang pendidikan, agama, jenis kelamin, kelas sosial, kedudukan dalam masyarakat, usia, pengalaman sosiologis dan psikologis, dan pengetahuan. Kedalaman pengungkapan tema dan ketepatan dalam menyikapi suatu masalah tidak bergantung pada kemampuan penyairmemilih kata-kata, rima, gaya bahasa, dan bentuk puisi saja, tetapi lebih banyak bergantung pada wawasan, pengetahuan, pengalaman, dan kepribadian yang terbentuk oleh latar belakang sosiologis dan psikologisnya.
  • Nada (tone), yaitu sikap penyair terhadap pembacanya. Nada juga berhubungan dengan tema dan rasa. Penyair dapat menyampaikan tema dengan nada menggurui, mendikte, bekerja sama dengan pembaca untuk memecahkan masalah, menyerahkan masalah begitu saja kepada pembaca, dengan nada sombong, menganggap bodoh dan rendah pembaca, dll.
  • Amanat/tujuan/maksud (intention); yaitu pesan yang ingin disampaikan penyair kepada pembaca

Jenis - jenis puisi
Puisi dapat dibedakan menjadi 2 jenis.

1. Puisi lama

Puisi lama adalah puisi yang masih terikat dengan aturan - aturan.

Aturan - aturan dalam puisi lama :
  • Jumlah kata dalam 1 baris
  • Jumlah baris dalam 1 bait
  • Persajakan (rima)
  • Banyak suku kata tiap baris
  • Irama
Ciri puisi lama:
  • Merupakan puisi rakyat yang tak dikenal nama pengarangnya.
  • Disampaikan lewat mulut ke mulut, jadi merupakan sastra lisan.
  • Sangat terikat oleh aturan-aturan seperti jumlah baris tiap bait, jumlah suku kata maupun rima

2. Puisi baru

Puisi baru adalah puisi yang tidak terikat dengan suatu aturan - aturan, sehingga penulisnya dapat lebih bebas dalam menentukan suku kata, rima, dan barisnya.

Ciri-ciri Puisi Baru:
  • Bentuknya rapi, simetris;
  • Mempunyai persajakan akhir (yang teratur);
  • Banyak mempergunakan pola sajak pantun dan syair meskipun ada pola yang lain;
  • Sebagian besar puisi empat seuntai;
  • Tiap-tiap barisnya atas sebuah gatra (kesatuan sintaksis)
  • Tiap gatranya terdiri atas dua kata (sebagian besar) : 4-5 suku kata.
Contoh puisi baru :

Senja di Pelabuhan Kecil

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut
Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.
Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap

(Chairil Anwar)

Related Posts:

ash.Net code for poscampur.org: